bahwa atas kutipan PER-32 di atas, perusahaan pembanding untuk metode RPM memang harus memiliki kesebandingan yang tinggi namun kesebandingan tersebut lebih difokuskan kepada analisis fungsi:
bahwa kemudian, penggunaan RPM tepat digunakan apabila memenuhi Syarat-syarat dalam paragraf 2.35 — 2.37 Pedoman Transfer Pricing OECD 2017 yakni:
Tabel 3: Kesesuaian analisis PKKU dengan pedoman OECD
Bunyi Pedoman OECD
Paragraf 2.35 Pedoman OECDSESI tidak menambah nilai apapun secara signifikan “An appropriate resale pnce margin is easiest folatas produk bahan bangunan yang dibeli dari Shera defermine where the reseller does not add substantially | Public Company Limited.
fo the value of the product. In contrast, if may be more
difficult to use the resale price method to. arrive| Oleh sebab itu, SBS! telah memenuhi syarat pertama length price where, before resale, the goods are further! dari penggunaan RPM yakni tidak menambah nilai yang processed or fncorporated info a moresubstantial atas barang yang dibei dari pihak afifiasi. Paragraf 2.36 Pedoman OECDProduk yang dibeli oleh SBSI pada dasamya juga
disimpan dalam waktu yang singkat, karena produk akan “Resale price margin is more accurate where itis realised | terjual. Hal ini dibuktikan dengan rasio Inventory Tumover within a short time of the resellers purchase of the goods. | SBS] di tahun 2021 sebagai Pe —§ sage] The more time that elapses between the original| 51.423.908 | purchase and resale the more likely itis that other fectors | Fpersediaan(15.683.786 + — changes in the market, in rates of exchange, in costs,|| (Persediaan di tahun7.065.133) /2 etc. — wil need fo be taken into account in any2020
comparison.
Berdasarkan rasio Inventory tumover di atas sebesar 4,52, diketahui bahwa SBS} mampu menjual persediaan dengan cepat Maka, dapat disimpulkan bahwa penggunaan RPM tepat digunakan karena produk yang dibeli disimpan dalam waktu yang singkat.
Paragraf 2.37 Pedoman OECDBerdasarkan poin sebelumnya, diketahui bahwa SBSI
sebagai distributor rutin melakukan berbagai upaya untuk ‘it should be expected that the amount of the resale price | melakukan penetrasi pasar. Hal ini dibuktkan dengan margin will be influenced by the level ofoperasional SBSI yang relatif tinggi, dimana performed by the reseller. This level ofactivities can range | Pemohon Banding masih berada dalam periode awal widely from the case where the reseller performs only| operasinya (5 tahun pertama beroperasi secara aktif, minimal services as a forwarding agent to the case where| dan stategi bisnis perusahaan masih mengandalkan the reseller takes on the full risk of ownership fogether| penetrasi pasar yang tinggi dan diperkirakan selama wih the full responsibility for and the risks involved in| beberapa waktu menanggung biaya yang lebih tinggi advertising, marketing, distributing, and guerantesing the te yang menyebabkan biaya operasional yang cukup tinggi goods, financing stocks and other connected services ..
(Mohon mengacu pada poin 2 huruf b atas Surat Keberatan ini)
Oleh sebab itu, RPM dapat dipergunakan sebagai metode yang tepat untuk perusahaan distributor yang juga menjalankan berbagai aktivitas upaya penetrasi pasar sesuai paragraph 2.37 Pedoman OECD.
bahwa kutipan OECD di atas secara jelas menyebutkan bahwa RPM dapat dipergunakan sebagai metode yang tepat untuk perusahaan distributor yang juga menjalankan berbagai aktivitas upaya penetrasi pasar,
bahwa selain itu, Pemohon Banding tidak menambah nilai apa pun secara signifikan atas produk yang dibelinya tersebut dan produk bahan bangunan /