Telah membaca dan memeriksa bukti-bukti tertulis maupun surat lainnya
yang disampaikan para pihak yang diajukan dalam persidangan;
DUDUK PERKARA
Menimbang, bahwa Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar Pajak Penghasilan
Tahun Pajak 2020 Nomor 00145/406/20/073/22 tanggal 23 Juni 2022 diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Pusat, dengan perhitungan sebagai berikut:
Sf JUMLAH RUPIAH MENURUT 0
URAIAN www ce
WAJIB PAJAK FISKUS PEMBANASAN AKHIR
1 Penghasilan Bruto atau Peredaran Usaha/Bruto 1.307.457.212.303 1.319.557.549.593 1.307.457.212,303
2 |Harga Pokok Penjualan 1.236.580.132.009 1.236.580.132.009 1.236.580.132.009
3 (penghasilan Bruto atau Laba Bruto (1-2) 70.877.080. 294 82.977.417.584 70.B77.080.294
4 Pengurang Penghasilan Bruto atau Biaya Usaha 20.651,241.026 20.651.241.026 20.651.241.026
5 (Penghasilan neto dalam negeri (3-4) 50.225.839.268 62.326.176.558 50.225.839.268
6 Penghasilan neto dalam negeri lainnya:
a. Penghasilan dari luar usaha 16.282.914.802 165,282.914.802 16.282.914.802
b. Penghasilan jasa/ pekerjaan bebas 0 0 0
c. Penghasilan sehubungan dengan pekerjaan 0 0 0
d. Lain-lain 0 0 0
le. Jumlah (a+ b+c+d) 16.282.914.802 16.282.914.802 16.282.914.802
7 (Fasilitas penanaman modal berupa pengurangan penghasilan neto 0 0 0
8 Penyesualan Fiskal
a. Penyesuaian Fiskal Positif 1.743.398.654 1.713.398.654 1.743.398.654
b, Penyesuaian Fiskal Negatif 20.956.580.920 20,956.580.920 20.956.580.920
lc. Jumlah (a - b) (19,213.182.266) (19.213.182.266) (29,213.182.266)
9 (Penghasilan neto luar negeri 0 0 0
10 (Jumlah penghasilan neto (S + 6.e - 7 + B.c + 9) 47.295.571.804 59.395.909,094 17.295.571.804
11 |Zakat/sumbangan keagamaan yang bersifat wajib 0 0 0
12 |Kompensasi Kerugian 0 0 0
13 (Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) ji) Q 0
14 (Penghasilan kena pajak (10 - 11 - 12 - 13) 47.295.571.804 59,395.909.094 47.295.571,804
15 |PPh Terutang ((tarif x 15) atau NIHIL) 10,405.025.620 13.067.099.980 10.405.025.620
16 Penghasilan yang seharusnya tidak terutang PPh (Pasal 17 ayat (2) KUP) o 0 0
17 (Pengembalian PPh Pasal 24 yang telah diperhitungkan tahun latu 0 0 0
18 [Jumlah PPh Terutang (16 + 17) 10.405.025.620 13.067.099.980 10.405.025.620
19 (Kredit Pajak :
a. PPh ditanggung pemerintah 0 Q 0
b. Dipotong / dipungut oleh pihak lain:
6.1. PPh Pasal 21 ie) 0 0
b.2. PPh Pasal 22 ie) 0 Oo
b.3. PPh Pasal 23 520.189.230 520.189.230 520.189.230
b.4. PPh Pasal 24 D 0 Q
b.5. Lain-lain o 0 9
b.6. Jumlah (b.1#b.24#b.34b.4 + b.5) 520.189.230 520.189.230 520.189.230
Cc. Dibayar sendiri:
c.1. PPh Pasal 22 50.139.299.000 50.139.299.000 50.139.299.000
c.2. PPh Pasal 25 0 0 Q
c.3. PPh Pasal 29 378.390 378.390 378.390
c.4. STP (pokok kurang bayar) 0 0 0
cS. Lain lain 0 ivy 0
c6. Jumfah c+ c2+ 63404 + 0,5) 50.139.677,390 50.139.677.390 50.139.677.390
d. Diperhitungkan :
di. SKPLB it} 0 0
d,2. SKPPKP D 0 ie}
4.3. Jumtah (d.1 + d.2) 0 0 0
le. PPh yang seharusnya tidak terutang (Pasal 17 ayat (2) KUP):
e.1. Dibayar dengan NPWP pihak lain 0 iy 0
e.2. Dibayar dengan NPWP sendiri Oo 0 ie}
e.3. Telah dipotong/dipungut 0 9 0
e.4. Jumlah (e,1 + e.2 + e.3) 0 0 0
f. Jumlah Pajak yang dapat dikreditkan ((a + b,6 + ¢.6 - d.3) atau (e.4)) 50.659.866.620 $0.659,866.620 50.659.866,620
Menimbang, bahwa atas Surat Ketetapan Pajak tersebut, Pemohon
Banding mengajukan keberatan dengan Surat Nomor 218/MMA/TAX/VIII/2020 tanggal 23 Agustus 2022, dengan perhitungan pajak menurut Pemohon Banding sebagai berikut: