II. MENGENAI KETETAPAN SEMULA DAN KEPUTUSAN YANG DIBANDING
1. Pemohon Banding telah memperoleh Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Pajak Pertambahan Nilai atas Pemanfaatan JKP Dari Luar Daerah Pabean Masa Pajak Januari 2021 Nomor 00064/277/21/057/23 tanggal 11 September 2023 yang diterbitkan berdasarkan hasil pemeriksaan pajak oleh Tb, dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
Menu
rut
No
Uraian
Korek
si (R
p) Pe
ngusaha Kena
Fisk
u
s (Rp)
Pajak (Rp)
1
Dasar Pengenaan Pajak:
a. Atas Penyerahan Barang dan Jasa yang terutang PPN:
a.1. Ekspor
00000000
00000000
00000000 a.2. Penyerahan yang PPN-nya harus dipungut sendiri a.3. Penyerahan yang PPN-nya dipungut oleh Pemungut PPN a.4. Penyerahan yang PPN-nya tidak dipungut a.5. Penyerahan yang dibebaskan dari pengenaan PPN a.6. Jumlah (a.1 + a.2 + a.3 + a.4 + a.5) b. Atas Penyerahan Barang dan Jasa yang tidak terutang PPN c. Jumlah Seluruh Penyerahan (a.6 + b) d. Atas impor BKP/Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari Luar
Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean/Pemungutan pajak oleh Pemungut PPN/Kegiatan Membangun Sendiri/Pembayaran
Kembali Pajak Masukan bagi PKP yang belum melakukan penyerahan setelah jangka waktu tertentu berakhir/Perolehan yang PPN-nya tidak seharusnya dibebaskan atau tidak dipungut/Tanggung jawab secara renteng/Pembayaran PPN yang semula mendapatkan fasilitas:
d.1. Impor BKP
0
0
0 d.2. Pemanfaatan BKP tidak berwujud dari Luar Daerah Pabean
0
0
0 di dalam Daerah Pabean d.3. Pemanfaatan JKP tidak berwujud dari Luar Daerah Pabean
158.883.037
88
7
.838.13
2
728
.955
.09
5 di dalam Daerah Pabean d.4. Pemungutan Pajak oleh Pemungut PPN
00
00
00 d.5. Kegiatan Membangun Sendiri d.6. Pembayaran kembali Pajak Masukkan bagi PKP yang belum
0
0
0 melakukan penyerahan setelah jangka waktu tertentu berakhir d.7. Perolehan yang PPN-nya tidak seharusnya dibebaskan atau
0
0
0 tidak dipungut d.8. Tanggung jawab secara renteng
00
00
00 d.9. Pembayaran PPN yang semula mendapatkan fasilitas d.10. Jumlah (d.1 atau d.2 atau d.3 atau d.4 atau d.5 atau d.6
158.883.037
88
7
.838.13
2
728
.955
.09
5 atau d.7 atau d.8 atau d.9) e. Seharusnya tidak terutang
0
0
0 2
Perhitungan PPN Kurang Bayar a. PPN yang harus dipungut/dibayar sendiri (tarif x 1.a.2 atau
15.888.304
8
8
.783.81
3
72
.895
.50
9 1.d.10 atau NIHIL) b. Dikurangi:
b.1. PPN yang disetor di muka dalam Masa Pajak yang sama
0
440000
000000 b.2. Pajak Masukan yang dapat diperhitungkan
15.888.304000
1
5
.888.30 b.3. STP (Pokok Kurang bayar) b.4. Dibayar dengan NPWP sendiri b.5. Lain-lain b.6. Jumlah (b.1 + b.2 + b.3 + b.4 + b.5)
15.888.304
1
5
.888.30 c. Diperhitungkan c.1. SKPPKP
0
490
900 d. Jumlah pajak yang dapat diperhitungkan (b.6 - c.1)
15.888.3040
17
52
.888.30 e. Jumlah penghitungan PPN Kurang Bayar (a - d)
.895.50
72
.895
.50 3
Kelebihan Pajak yang sudah:
a. Dikompensasikan ke Masa Pajak Berikutnya 0000 9000 9000 b. Dikompensasikan ke Masa Pajak …........ (karena pembetulan) c. Jumlah (a+b)
45
PPN yang kurang dibayar (2.e + 3.c)
7
2
.895.50
72
.895
.50 Sanksi administratif a. Bunga Pasal 13(2) KUP
00000000
3
0
.791.06
23300000
30
.791
.06
23300000 b. Kenaikan Pasal 13 (2a) KUP c. Kenaikan Pasal 13 (3) huruf c KUP d. Kenaikan Pasal 17C (5) KUP e. Kenaikan Pasal 17D (5) KUP f. Bunga Pasal 13 (2) KUP jo. Pasal 9 (4f) PPN g. Jumlah (a+b+c+d+e+f)
3
30
.791.06
30
.791
.06 6
Jumlah PPN yang masih harus dibayar (4 + 5g)
10
.686.57
103
.686
.57